AnjirInside!AnjirInside!AnjirInside!
  • Politik
    • Hukum
    • Birokrasi
    • Desa
  • Ekonomi
    • Dunia Kerja
  • Feeds
    • Kesehatan
    • Relationship
    • Environment
    • Islami
    • Sosial
  • Pendidikan
    • Literasi
  • Tekno
    • Tekno
  • News
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
AnjirInside!AnjirInside!
Font ResizerAa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Feeds
  • Pendidikan
  • Tekno
  • News
Search
  • Politik
    • Hukum
    • Birokrasi
    • Desa
  • Ekonomi
    • Dunia Kerja
  • Feeds
    • Kesehatan
    • Relationship
    • Environment
    • Islami
    • Sosial
  • Pendidikan
    • Literasi
  • Tekno
    • Tekno
  • News
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
AnjirInside! > Blog > Kesehatan > Tantrum adalah: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Kesehatan

Tantrum adalah: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Syahrial Fauzi
Last updated: 25/05/2025 05:14
Syahrial Fauzi
Published: 28/04/2025
6 Min Read
Share
tantrum adalah
SHARE

Istilah tantrum sering kita dengar, terutama dalam dunia parenting. Tantrum adalah ledakan emosi yang intens dan tidak terkendali, biasanya terjadi akibat frustrasi atau keinginan yang tidak terpenuhi. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada anak-anak, tetapi juga dapat dialami oleh orang dewasa. Tantrum sering kali menjadi tantangan bagi orang tua atau pengasuh, karena ledakan emosi yang terjadi bisa sulit dikendalikan.

Tantrum pada anak biasanya terjadi karena mereka belum mampu mengungkapkan kebutuhan atau perasaan mereka dengan kata-kata. Sementara itu, tantrum pada orang dewasa sering kali disebabkan oleh ketidakmampuan mengelola stres atau emosi. Dalam bahasa gaul, istilah “tantrum” juga digunakan untuk menggambarkan perilaku emosional yang berlebihan, baik pada anak maupun orang dewasa.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang apa itu tantrum, arti tantrum dalam bahasa gaul, tantrum pada orang dewasa, anak tantrum, serta cara menghadapi anak yang sedang tantrum. Artikel ini juga akan memberikan panduan praktis bagi orang tua dan pengasuh untuk memahami dan mengatasi tantrum, serta menjelaskan bagaimana tantrum dapat terjadi pada berbagai usia dan situasi.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu Tantrum?
  • Arti Tantrum dalam Bahasa Gaul
  • Tantrum Pada Orang Dewasa
  • Tantrum Pada Anak
    • Cara Menghadapi Anak Tantrum
    • Pencegahan Tantrum pada Anak

Apa Itu Tantrum?

Tantrum adalah ledakan emosi yang tidak terkendali, biasanya ditandai dengan perilaku seperti menangis, berteriak, berguling-guling di lantai, atau bahkan melempar barang. Pada anak-anak, tantrum sering terjadi pada usia 1–3 tahun, ketika mereka masih dalam tahap awal perkembangan sosial, emosional, dan bahasa. Anak-anak pada usia ini belum mampu mengomunikasikan kebutuhan mereka dengan baik, sehingga frustrasi sering kali menjadi pemicu utama tantrum.

Baca Juga:  Dejavu adalah: Menguak Fenomena "Perasaan Familier" dari Berbagai Perspektif

Tantrum juga dapat terjadi pada orang dewasa. Meskipun bentuknya berbeda, tantrum dewasa tetap merupakan ledakan emosi yang tidak terkendali. Contohnya adalah membentak, menarik diri dari situasi sosial, atau bahkan melakukan tindakan destruktif seperti merusak barang.

Arti Tantrum dalam Bahasa Gaul

Dalam bahasa gaul, istilah “tantrum” digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang menunjukkan kemarahan atau frustrasi secara tiba-tiba dan berlebihan. Istilah ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menyatakan seseorang yang sedang “meledak” emosinya, baik melalui tangisan, teriakan, atau tindakan impulsif lainnya.

Penggunaan kata “tantrum” dalam bahasa gaul telah mengalami pergeseran makna. Awalnya, istilah ini hanya merujuk pada perilaku anak kecil yang rewel. Namun, kini kata tersebut juga digunakan untuk menggambarkan perilaku remaja atau orang dewasa yang sulit dikendalikan.

Tantrum Pada Orang Dewasa

Tantrum dewasa adalah kondisi ketika seseorang mengalami ledakan emosi akibat ketidakmampuan mengelola stres atau memenuhi keinginannya. Bentuk tantrum dewasa bisa berupa sikap pasif-agresif, menghindari tanggung jawab, atau bahkan melakukan tindakan destruktif seperti merusak barang.

Beberapa penyebab tantrum dewasa meliputi:

  • Stres yang berlebihan.
  • Gangguan emosional seperti depresi atau kecemasan.
  • Pola asuh yang kurang baik saat masa kecil.
  • Ketidakmampuan mengelola konflik atau tekanan.

Cara mengatasi tantrum dewasa melibatkan pendekatan yang lebih kompleks, seperti teknik relaksasi, komunikasi yang baik, atau bahkan bantuan profesional jika diperlukan.

Tantrum Pada Anak

Tantrum pada anak adalah bagian normal dari perkembangan mereka. Anak-anak sering mengalami tantrum karena mereka belum mampu mengelola emosi yang kuat atau mengungkapkan kebutuhan mereka dengan jelas. Beberapa pemicu tantrum pada anak meliputi:

  • Rasa lapar, lelah, atau sakit.
  • Frustrasi karena keinginan tidak terpenuhi.
  • Stimulasi berlebihan atau situasi yang sulit diatasi.
Baca Juga:  Pcare Eclaim BPJS Kesehatan: Cara Daftar dan Manfaatnya

Gejala tantrum pada anak meliputi:

  • Menangis, berteriak, atau merengek.
  • Menendang, memukul, atau mencubit.
  • Berguling-guling di lantai atau menahan napas.

Cara Menghadapi Anak Tantrum

Menghadapi anak yang sedang tantrum membutuhkan kesabaran dan strategi yang tepat. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan:

  1. Tetap Tenang
    Jangan panik atau menunjukkan reaksi berlebihan. Sikap tenang dapat membantu anak merasa lebih aman.
  2. Alihkan Perhatian
    Jika tantrum belum mencapai puncaknya, coba alihkan perhatian anak dengan sesuatu yang menarik, seperti mainan atau aktivitas baru.
  3. Validasi Perasaan Anak
    Berikan pengakuan terhadap emosi anak, misalnya dengan mengatakan, “Ibu tahu kamu kecewa karena tidak mendapatkan mainan itu”.
  4. Abaikan Amukan
    Jika tantrum terjadi karena anak ingin mendapatkan sesuatu, abaikan perilaku tersebut agar anak memahami bahwa tantrum tidak akan membantunya mendapatkan apa yang diinginkan.
  5. Pastikan Keamanan Anak
    Singkirkan benda-benda berbahaya di sekitar anak dan awasi mereka selama tantrum berlangsung.
  6. Diskusikan Setelah Tenang
    Setelah anak tenang, ajak mereka berbicara tentang emosi dan perilaku mereka. Ini membantu anak belajar mengelola emosi di masa depan.

Pencegahan Tantrum pada Anak

Tantrum dapat dicegah dengan beberapa langkah berikut:

  • Ajarkan Komunikasi yang Baik
    Bantu anak untuk mengungkapkan kebutuhan dan emosinya dengan kata-kata.
  • Berikan Pilihan
    Latih anak untuk membuat keputusan sederhana, seperti memilih pakaian atau makanan.
  • Penuhi Kebutuhan Dasar
    Pastikan anak mendapatkan cukup makan, tidur, dan waktu istirahat setiap hari.
  • Berikan Pujian
    Apresiasi perilaku positif anak untuk mendorong mereka mengulanginya di masa depan.

Demikian panduan lengkap tentang tantrum, mulai dari pengertian hingga cara mengatasinya. Dengan memahami fenomena ini, orang tua dan pengasuh dapat lebih siap menghadapi dan membantu anak-anak atau orang dewasa yang mengalami tantrum.

Baca Juga:  Hari Kesehatan Mental Sedunia, 10 Oktober 2025: Mengurai Stigma, Membangun Kesadaran Global
TAGGED:kepribadianpengertian
Share This Article
Facebook Threads Copy Link Print
Previous Article hipokrit adalah Hipokrit adalah: Definisi, Sinonim, Antonim, dan Contoh
Next Article validasi adalah Validasi adalah: Memahami Konsep, Relevansi, dan Implikasinya

Latest News

niat sholat qobliyah subuh
Niat Sholat Qobliyah Subuh, Tata Cara, Waktu, dan Keutamaannya
Islami
hopeless romantic adalah
Apa Itu Hopeless Romantic? Pengertian, Ciri-Ciri, dan Risikonya dalam Hubungan
Relationship
overwhelmed artinya
Overwhelmed Artinya Kewalahan, Ini Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Kamus
kolektif adalah
Kolektif Artinya Apa? Pahami Pengertian, Jenis, dan Contohnya
Kamus
public speaking
Pengertian Public Speaking, Tujuan, Manfaat, dan Cara Menguasainya
Feeds
hard skill dan soft skill
Hard Skill dan Soft Skill di CV: Contoh dan Cara Menuliskannya
Dunia Kerja
workshop adalah
Workshop Adalah: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya
Pendidikan
kepemimpinan
Pengertian Kepemimpinan, Teori, Gaya, dan Perbedaannya dengan Manajemen
Feeds

You Might also Like

apa itu coding
Tekno

Apa itu Coding? Ini Pengertian, Manfaat, dan Cara Memulainya

7 Min Read
ekstrovert adalah
Literasi

Ekstrovert adalah: Pengertian, Ciri, dan Perbedaannya dengan Introvert

6 Min Read
mbti test
Literasi

Mengenal MBTI Test dan Kontroversi di Baliknya

13 Min Read

anjir inside

Membahas sisi mendalam dari isu-isu populer

Top News

ucapan ulang tahun Islami
30 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Anak, Istri, dan Suami Paling Menyentuh dan Penuh Makna
Islami
nomor ijazah
Mengenal Nomor Ijazah SMA dan SMK: Letak, Cara Cek, dan Fungsinya
Pendidikan

Top Categories

  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Dunia Kerja
  • Sosial
  • Feeds
© 2026 AnjirInside! All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber