Arti Masyaallah Tabarakallah, Waktu Penggunaan, dan Cara Menjawabnya

Adinda Rahma

Syar'i

masyaallah tabarakallah

Anda pasti sering melihatnya. Sebuah foto bayi yang menggemaskan, pemandangan alam yang spektakuler, atau unggahan tentang pencapaian baru, seringkali disertai takarir (caption) singkat: “Masyaallah Tabarakallah”. Ungkapan ini begitu populer hingga rasanya menjadi frasa wajib dalam interaksi digital. Namun, apa sebenarnya arti masyaallah tabarakallah?

Jauh dari sekadar hiasan kalimat, ungkapan ini memiliki makna yang dalam. Secara ringkas, “Masyaallah Tabarakallah” (مَاشَاءَ اللهُ تَبَارَكَ اللهُ) adalah gabungan dua kalimat yang berarti “Apa yang dikehendaki oleh Allah, maka itulah yang akan terjadi, semoga Allah memberkahimu”. Ini adalah cara seorang Muslim mengakui kebesaran Allah atas segala sesuatu yang menakjubkan, sekaligus mendoakan keberkahan atasnya.

Popularitasnya di era digital, terutama di kalangan orang tua Muslim yang melakukan sharenting (berbagi momen anak di media sosial), menunjukkan sebuah fenomena budaya yang menarik. Ungkapan ini menjadi cara untuk berbagi kebahagiaan tanpa terkesan pamer, sekaligus sebagai bentuk doa dan harapan baik bagi anak-anak mereka di ruang publik virtual. Mari kita bedah lebih dalam makna, fungsi, dan cara tepat menggunakan ungkapan yang indah ini.

Mengurai Makna: Apa Sebenarnya Arti “Masyaallah” dan “Tabarakallah”?

Untuk memahami frasa ini sepenuhnya, penting untuk membedah kedua komponen utamanya.

Makna “Masyaallah” (ما شاء الله)

Secara harfiah, Masyaallah berarti “apa yang Allah kehendaki telah terjadi”. Menurut Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin, kalimat ini bisa memiliki dua makna berdasarkan tata bahasa Arab:

  1. “Inilah yang dikehendaki oleh Allah”: Menunjukkan bahwa hal menakjubkan yang kita lihat adalah perwujudan dari kehendak-Nya.
  2. “Apa yang dikehendaki oleh Allah, maka itulah yang akan terjadi”: Sebuah penegasan bahwa segala sesuatu terjadi semata-mata karena kuasa dan takdir Allah.
Baca Juga:  Disclaimer Artinya Penafian atau Penyangkalan, Ini Fungsi, Jenis dan Cara Membuatnya

Intinya, saat mengucapkan Masyaallah, kita mengungkapkan rasa takjub sambil menyandarkan semua keindahan dan kehebatan itu kepada Allah SWT. Anjuran ini berakar dari Al-Qur’an, khususnya dalam Surah Al-Kahfi ayat 39, yang menyarankan untuk mengucapkan kalimat ini saat memasuki kebun (atau melihat nikmat) sebagai bentuk pengakuan atas kuasa Allah.

Makna “Tabarakallah” (تبارك الله)

Sementara itu, Tabarakallah secara harfiah berarti “semoga Allah memberkati” atau “Maha Suci Allah”. Ini adalah sebuah doa. Ketika kita melihat sesuatu yang mengagumkan—baik itu kecerdasan seorang anak, kesuksesan seorang teman, atau keindahan alam—ucapan Tabarakallah berfungsi sebagai permohonan agar Allah melimpahkan dan menjaga keberkahan pada hal tersebut. Kata ini juga banyak ditemukan dalam Al-Qur’an, seperti dalam Surah Al-Furqan ayat 1 dan Surah Al-A’raf ayat 54, yang menegaskan kemuliaan dan keberkahan Allah sebagai Tuhan semesta alam.

Ketika digabungkan, “Masyaallah Tabarakallah” menjadi sebuah ungkapan yang sangat lengkap: sebuah pengakuan kekaguman atas kehendak Allah yang diikuti dengan doa tulus agar keberkahan senantiasa menyertai objek kekaguman tersebut.

Kapan Waktu yang Tepat Mengucapkannya?

Penggunaan “Masyaallah Tabarakallah” sangat dianjurkan dalam berbagai situasi positif untuk melatih hati agar selalu bersyukur dan terhindar dari sifat iri. Berikut adalah beberapa momen yang tepat:

  • Saat melihat hal yang menakjubkan: Ini adalah penggunaan yang paling umum. Baik itu melihat anak yang lucu dan pintar, teman yang meraih kesuksesan, pemandangan alam yang indah, atau karya seni yang luar biasa.
  • Sebagai ungkapan syukur: Ketika menerima nikmat, seperti kelahiran anak, mendapatkan pekerjaan baru, atau selamat dari musibah, ungkapan ini menjadi cara untuk bersyukur kepada Allah.
  • Untuk mendoakan orang lain: Saat menghadiri pernikahan, aqiqah, atau sekadar melihat kebahagiaan keluarga lain, ucapan ini berfungsi sebagai doa keberkahan untuk mereka.
  • Mencegah kesombongan: Ketika menerima pujian, mengembalikan pujian itu kepada Allah dengan ucapan ini dapat membantu menjaga kerendahan hati.
Baca Juga:  Skip Artinya Apa? Dari Tombol YouTube hingga Bahasa Gaul Kekinian

Melindungi dari ‘Ain: Mitos atau Fakta?

Salah satu alasan utama popularitas frasa ini adalah keyakinan bahwa ia dapat melindungi dari “penyakit ‘ain”. ‘Ain adalah istilah dalam Islam untuk dampak buruk yang timbul dari pandangan mata seseorang, baik yang disertai rasa iri, dengki, maupun sekadar kekaguman yang berlebihan tanpa mengingat Allah.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa pengaruh ‘ain itu nyata adanya. Beliau menganjurkan, jika seseorang melihat sesuatu yang menakjubkan pada saudaranya, hendaklah ia mendoakan keberkahan untuknya (misalnya dengan mengucapkan Tabarakallah atau Barakallahu fiik). Ini bertujuan agar pandangan kagum tersebut tidak berubah menjadi ‘ain yang bisa mendatangkan mudarat dengan izin Allah.

Namun, ada kesalahpahaman yang perlu diluruskan. Beberapa ulama, seperti Ustaz Syafiq Riza Basalamah, mengingatkan bahwa yang menjadi penangkal ‘ain bukanlah tulisan “Masyaallah Tabarakallah” yang ditempel pada foto, mobil, atau rumah. Menjadikan tulisan itu sebagai jimat atau penangkal adalah tindakan yang keliru. Perlindungan yang sesungguhnya datang dari:

  1. Orang yang melihat: Ia dianjurkan untuk aktif mendoakan keberkahan saat merasa takjub.
  2. Orang yang memiliki nikmat: Ia dianjurkan untuk membentengi diri dengan zikir dan doa perlindungan kepada Allah.

Jadi, ucapan ini memang berperan dalam mencegah ‘ain, tetapi melalui tindakan aktif berdoa oleh yang melihat, bukan sekadar tulisan pasif pada sebuah objek.

Bagaimana Cara Menjawab Ucapan “Masyaallah Tabarakallah”?

Ketika seseorang mengucapkan “Masyaallah Tabarakallah” kepada kita, itu adalah sebuah doa. Meskipun tidak ada jawaban khusus yang diwajibkan dalam sunnah, sangat dianjurkan untuk membalas doa tersebut dengan doa kebaikan lainnya.

Berikut adalah beberapa jawaban yang umum dan baik untuk digunakan:

  • Jazakallah Khair: Artinya “Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan.” Ini adalah ucapan terima kasih sekaligus doa balasan yang sangat baik.
  • Barakallahu Fiik/Fiikum: Artinya “Semoga Allah juga memberkahimu/kalian.” Ini adalah balasan yang setara, mendoakan kembali keberkahan bagi orang yang memuji.
  • Wafiika Barakallah: Jawaban yang lebih spesifik untuk laki-laki, yang berarti “Dan semoga Allah juga memberkahimu”.
  • Alhamdulillah: Mengucapkan “Segala puji bagi Allah” sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang dipuji sekaligus mengembalikannya kepada Allah.
Baca Juga:  Kredensial adalah: Pengertian, Fungsi, dan Contoh dalam berbagai Bidang

Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Kata

“Masyaallah Tabarakallah” adalah cerminan dari adab dan akhlak Islami yang indah. Ia mengajarkan kita untuk mengakui kekuasaan Allah dalam setiap keindahan, melatih hati untuk bersyukur, menjauhkan diri dari iri dengki, dan menyebarkan doa kebaikan kepada sesama.

Di tengah derasnya arus informasi dan budaya pamer di era digital, membiasakan diri dengan kalimah thayyibah (ucapan yang baik) seperti ini menjadi relevan untuk menjaga kesalehan sosial dan etika digital. Jadi, lain kali Anda melihat sesuatu yang membuat Anda berdecak kagum, jangan ragu untuk mengucapkannya—bukan hanya sebagai tren, tetapi sebagai wujud syukur dan doa yang tulus dari hati.

Popular Post

cara pinjam uang di dana

Cara Pinjam Uang di DANA, Cepat Cair hingga Jutaan Rupiah!

Arief Kurniawan

Aplikasi DANA telah menjadi salah satu dompet digital paling populer di Indonesia. Selain mempermudah transaksi sehari-hari, DANA juga menawarkan fitur ...

download video doodstream

Cara Download Video Doodstream dengan Mudah dan Cepat

Arief Kurniawan

Doodstream telah menjadi platform hosting video populer berkat kecepatan streaming tinggi dan dukungan resolusi hingga 4K. Meskipun utamanya dirancang untuk ...

download lagu mp3 youtube

Cara Mudah Download Lagu MP3 dari YouTube

Bima Santoso

YouTube adalah salah satu platform terbesar untuk menikmati berbagai jenis konten, termasuk musik. Namun, ada kalanya Anda ingin mendengarkan lagu ...

cara cek nomor tri

5 Cara Cek Nomor Tri Tanpa Pulsa, Dijamin Praktis!

Eka Nugraha

Di era digital seperti sekarang, mengetahui nomor kartu adalah hal yang sangat penting. Baik untuk keperluan pengisian pulsa, paket data, ...

1 gb berapa mb

1 GB Berapa MB? Simak Fakta Menariknya di Sini!

Bagus Aditya

Di era digital saat ini, pemahaman tentang ukuran data menjadi sangat penting. Banyak orang menggunakan istilah seperti gigabyte (GB) dan ...

download nada dering wa

Cara Download Nada Dering WA yang Unik dan Gratis

Arief Kurniawan

WhatsApp (WA) adalah salah satu aplikasi komunikasi paling populer di dunia. Dengan pengguna yang terus bertambah, personalisasi menjadi salah satu ...