AnjirNewsAnjirNewsAnjirNews
  • Lifestyle
    • Relationship
    • Beauty
    • Travel
    • Food
    • Finance
    • Job
    • Entertainment
    • Family
  • Education
    • Dictionary
    • Law
    • Culture
  • Health
  • Trending
    • Review
    • Hobbies
    • Pets
    • Auto
    • Techno
    • Tips
  • Inside
  • Tekno
  • Bansos
  • Religi
Font ResizerAa
Font ResizerAa
AnjirNewsAnjirNews
  • Lifestyle
  • Education
  • Health
  • Trending
  • Inside
  • Tekno
  • Bansos
  • Religi
Search
  • Lifestyle
    • Relationship
    • Beauty
    • Travel
    • Food
    • Finance
    • Job
    • Entertainment
    • Family
  • Education
    • Dictionary
    • Law
    • Culture
  • Health
  • Trending
    • Review
    • Hobbies
    • Pets
    • Auto
    • Techno
    • Tips
  • Inside
  • Tekno
  • Bansos
  • Religi
Follow US
AnjirNews > Blog > Health > Keputihan Tanda Hamil? Ini Penjelasan Lengkapnya
Health

Keputihan Tanda Hamil? Ini Penjelasan Lengkapnya

dr. Rizky P. Ramadhan
Last updated: 12 Mei 2025 15:27
dr. Rizky P. Ramadhan
Published: 31 Mei 2024
6 Min Read
Share
keputihan tanda hamil
SHARE

Keputihan atau fluor albus merupakan keluhan yang sering dialami oleh banyak wanita. Keputihan ditandai dengan keluarnya cairan putih kental dari vagina yang terkadang disertai rasa gatal atau tidak nyaman.

Meski tidak selalu berbahaya, keputihan tetap perlu diperhatikan. Sebab, keputihan bisa menjadi gejala penyakit atau kondisi tertentu, termasuk kehamilan.

Lantas, benarkah keputihan bisa jadi tanda kehamilan? Apa saja penyebab keputihan pada wanita? Dan kapan harus waspada jika mengalami keputihan?

Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu Keputihan?
  • Penyebab Keputihan Normal dan Abnormal
    • 1. Keputihan Fisiologis/Normal
    • 2. Keputihan Patologis/Abnormal
  • Benarkah Keputihan Tanda Hamil?
  • Kapan Perlu Waspadai Keputihan?
  • Kesimpulan

Apa Itu Keputihan?

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk pahami dulu apa itu keputihan. Secara sederhana, keputihan adalah cairan kental berwarna putih kekuningan yang keluar dari vagina.

Keputihan sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh untuk membersihkan dan melumasi vagina serta vulva. Cairan ini diproduksi oleh kelenjar dan selaput lendir di dalam vagina.

Namun, terkadang keputihan bisa menjadi berlebihan dan abnormal. Misalnya saja warna dan teksturnya berbeda dari biasanya, disertai bau tidak sedap, gatal-gatal, iritasi, dan rasa terbakar di area vagina.

Kondisi inilah yang disebut dengan keputihan patologis atau abnormal, dan biasanya menandakan adanya masalah kesehatan tertentu.

Penyebab Keputihan Normal dan Abnormal

Lalu, apa saja penyebab keputihan pada wanita? Secara garis besar, ada dua jenis keputihan, yaitu:

1. Keputihan Fisiologis/Normal

Keputihan fisiologis adalah keputihan dalam jumlah normal yang tidak menimbulkan keluhan. Beberapa penyebab keputihan normal antara lain:

  • Masa pubertas. Saat pubertas, kadar hormon estrogen meningkat yang memengaruhi produksi lendir vagina.
  • Masa ovulasi. Estrogen tinggi saat ovulasi juga bisa memicu keputihan.
  • Kehamilan. Kadar estrogen dan progesterone naik saat hamil, sehingga memengaruhi keseimbangan vagina.
  • Arousal seksual. Aliran darah ke vagina meningkat saat terangsang, begitu pula produksi lendirnya.
  • Sebelum haid. Estrogen meningkat sebelum menstruasi yang menyebabkan tebalnya lendir vagina.

Pada keputihan normal, cairannya bening, putih susu, atau transparan. Teksturnya licin dan tidak berbau. Tidak ada rasa gatal, iritasi, atau nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim.

Baca Juga:  Apa Itu Pneumonia? Kenali Gejala dan Pencegahannya

2. Keputihan Patologis/Abnormal

Keputihan patologis ditandai dengan adanya perubahan warna, bau, tekstur, dan jumlah cairan yang abnormal. Beberapa penyebab keputihan patologis, antara lain:

  • Infeksi jamur Candida albicans. Jamur ini bisa berlebihan dan menyebabkan keputihan warna putih kental disertai gatal-gatal.
  • Infeksi bakteri seperti Gardnerella vaginalis dan gonore. Menimbulkan keputihan berbau amis dengan warna kehijauan atau kekuningan.
  • Vaginosis bakterial. Terjadi ketika bakteri berbahaya di vagina berlebihan, menyebabkan keputihan berbau tidak sedap dan berbusa.
  • Radang panggul. Bisa memicu keputihan berwarna kuning kehijauan dan terasa nyeri.
  • Infeksi menular seksual seperti klamidia, trikomoniasis, dan lainnya.
  • Reaksi alergi terhadap produk pembersih intim, sperma, kondom, dll.
  • Iritasi akibat pemakaian pembilas vagina yang salah atau terlalu sering berhubungan intim.

Selain itu, penyebab lain keputihan abnormal adalah kanker serviks, kelainan hormon tiroid, dan efek samping obat-obatan tertentu.

Benarkah Keputihan Tanda Hamil?

Nah, setelah paham penyebabnya, apakah benar keputihan bisa menjadi gejala dini kehamilan?

Jawabannya adalah YA. Keputihan memang kerap muncul sebagai tanda awal kehamilan, terutama di trimester pertama.

Hal ini disebabkan karena saat hamil, tubuh memproduksi hormon estrogen dan progesterone dalam jumlah tinggi untuk mendukung perkembangan janin. Kedua hormon ini berperan menjaga kehamilan.

Tingginya kadar estrogen dan progesterone akan menyebabkan peningkatan aliran darah ke area vagina dan serviks. Selain itu, hormon-hormon ini juga memengaruhi keseimbangan pH vagina sehingga produksi lendir meningkat.

Oleh karena itu, keputihan menjelang haid tertinggal merupakan salah satu tanda kehamilan yang perlu diperhatikan. Apalagi jika disertai dengan gejala awal kehamilan lainnya seperti mual, ngidam, dan payudara tegang.

Ciri-ciri keputihan saat hamil muda antara lain:

  • Warnanya bening, putih susu, atau kekuningan
  • Teksturnya licin dan berair
  • Jumlahnya banyak dan bertambah saat batuk atau bersin
  • Tidak berbau atau berbau asam
  • Tidak gatal, iritasi, atau menimbulkan rasa terbakar

Namun, keputihan saat hamil berbeda pada setiap wanita. Sebagian ibu hamil justru tidak mengalami peningkatan keputihan yang signifikan.

Kapan Perlu Waspadai Keputihan?

Meski bisa jadi tanda kehamilan, tidak semua keputihan berarti aman. Ada beberapa kondisi yang harus diwaspadai jika mengalami keputihan, antara lain:

  • Keputihan berbau amis atau anyir
  • Warnanya hijau, kuning, coklat, atau kelabu
  • Disertai gatal-gatal atau rasa terbakar di vagina
  • Teksturnya kental dan berbusa
  • Terdapat bintik-bintik darah
  • Nyeri saat berhubungan intim atau buang air kecil
Baca Juga:  Mengenal Tekanan Mental: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Keputihan dengan ciri-ciri seperti ini bisa menandakan infeksi vagina atau penyakit menular seksual. Segera periksakan diri ke dokter kandungan agar mendapatkan pengobatan yang tepat.

Selain itu, keputihan berlebihan pada trimester ketiga kehamilan juga perlu diwaspadai karena bisa menjadi pertanda melahirkan premature atau ketuban pecah dini.

Kesimpulan

Keputihan dapat menjadi salah satu gejala dini kehamilan karena pengaruh hormon estrogen dan progesterone. Namun, tidak semua keputihan selalu berarti aman. Konsultasikan dengan dokter kandungan jika mengalami keputihan abnormal untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.

Perhatikan pola dan ciri-ciri keputihan agar lebih awal mendeteksi masalah kesehatan reproduksi. Jaga juga kebersihan area intim dengan rutin membersihkan vagina tanpa membasuh bagian dalam.

Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, masalah keputihan dapat segera ditangani sebelum berisiko terhadap kehamilan.

You Might Also Like

Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Secara Online
Halusinasi adalah Pengalaman Sensorik yang Tidak Nyata
Cacing Gelang: Si Parasit Diam-diam yang Mematikan
Penyebab Stunting pada Anak dan Langkah Pencegahannya
Memahami Skizofrenia, Gangguan Mental yang Sering Disalahpahami
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Latest News

self diagnosis adalah
Apa Itu Self-Diagnosis? Pengertian, Risiko, dan Cara Menghindarinya
Health
23 Juni 2026
lokasi tanpa nama
Anti Nyasar! Ini Cara Jitu Mencari Lokasi Tanpa Nama di Google Maps
Trending
22 Juni 2026
dry text adalah
Dry Text adalah Apa? Kenali Ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasinya Agar Chat Tak Lagi Garing
Dictionary
22 Juni 2026
download video tiktok tanpa watermark
Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan Salin Link!
Techno
21 Juni 2026
surat keterangan ahli waris
Cara Mudah Mengurus Surat Keterangan Ahli Waris dan Contoh Terbarunya
Law
21 Juni 2026
cek bansos kemensos go id
Cek Bansos Kemensos Go Id 2026: Panduan Lengkap Cek Penerima PKH & BPNT Pakai KTP
Bansos
20 Juni 2026
cng adalah
CNG Adalah Solusi Energi Masa Depan Indonesia? Kenali Gas CNG, Harga, dan Bedanya dengan Elpiji
Lifestyle
9 Juni 2026

You Might Also Like

manfaat daun kelor
Health

30 Manfaat Daun Kelor: dari Melawan Radikal Bebas hingga Meningkatkan ASI

3 Juni 2025
Gangguan Kecemasan Sosial
Health

Gangguan Kecemasan Sosial: Ketika Rasa Malu Menguasai Hidup Anda

20 Juni 2025
Gangguan Kecemasan Perpisahan
Health

Gangguan Kecemasan Perpisahan, Sering Dianggap Sepele Tapi Bisa Berdampak Serius

4 Desember 2024
gangguan panik
Health

Gangguan Panik (Panic Disorder): Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

4 Desember 2024

anjirnews
Mengungkap fakta menarik dibalik berita.

Tag Cloud

asn ayam ayam hias bansos bansos sembako bbm bca bgn bi checking blt blt kesra bni bpjs kesehatan bpjs ketenagakerjaan bpnt bri bsu bsu guru kemenag cek bansos cloudflare cng coretax cpns 2026 cuaca cuti bersama dana desil dtsen fenomena alam gaji gaji pns games gaya hidup gopay guru hari ibu istilah kesehatan kip kjp plus kks klj kpj kucing kur bri liburan motis mudik mudik gratis muduk gratis nataru niat nisn npwp pajak paylater pengertian peringatan pinjol pip pkh ppg pppk puasa shio shopee paylater style surat keterangan tanah tanggal tekno terkaya thr tpg trigliserida ucapan ump unggas virus nipah xiaomi

Navigation

  • Education
  • Trending
  • Lifestyle
  • Bansos
  • Dictionary
  • Family
  • Finance
© 2026 AnjirNews
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?