AnjirNewsAnjirNewsAnjirNews
  • Lifestyle
    • Relationship
    • Beauty
    • Travel
    • Kuliner
    • Finance
    • Job
    • Entertainment
    • Religi
    • Family
  • Education
    • Dictionary
    • Law
    • Culture
  • Health
  • Trending
    • Review
    • Hobbies
    • Pets
    • Auto
    • Techno
    • Bansos
    • Tips
  • Inside
  • Tekno
Font ResizerAa
Font ResizerAa
AnjirNewsAnjirNews
  • Lifestyle
  • Education
  • Health
  • Trending
  • Inside
  • Tekno
Search
  • Lifestyle
    • Relationship
    • Beauty
    • Travel
    • Kuliner
    • Finance
    • Job
    • Entertainment
    • Religi
    • Family
  • Education
    • Dictionary
    • Law
    • Culture
  • Health
  • Trending
    • Review
    • Hobbies
    • Pets
    • Auto
    • Techno
    • Bansos
    • Tips
  • Inside
  • Tekno
Follow US
AnjirNews > Blog > Health > Memahami Diaforesis: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mengatasinya
Health

Memahami Diaforesis: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mengatasinya

Last updated: 12 Mei 2025 15:29
Rizky P. Ramadhan
Published: 5 November 2023
6 Min Read
Share
diaforesis
SHARE

Diaforesis merupakan kondisi berkeringat berlebihan tanpa sebab yang jelas seperti olahraga atau cuaca panas. Keadaan ini umumnya disebabkan oleh kondisi medis tertentu ataupun perubahan hormon alami seperti menopause.

Bagi sebagian orang, diaforesis dapat mengganggu aktivitas dan menurunkan rasa percaya diri. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami penyebab, gejala, serta pengobatan diaforesis agar dapat mengatasinya dengan tepat.

Daftar Isi

Toggle
  • Penjelasan Singkat tentang Diaforesis
  • Faktor Penyebab Terjadinya Diaforesis
    • 1. Menopause
    • 2. Hipertiroidisme
    • 3. Diabetes
    • 4. Serangan Jantung
    • 5. Kehamilan
    • 6. Obesitas
    • 7. Penggunaan Obat-obatan
    • 8. Penghentian Alkohol dan Narkoba
    • 9. Jenis Kanker Tertentu
  • Gejala Umum Diaforesis
  • Diagnosis dan Pemeriksaan Diaforesis
  • Pengobatan Diaforesis
  • Cara Mengatasi Diaforesis
  • Beberapa Hal Penting tentang Diaforesis

Penjelasan Singkat tentang Diaforesis

Diaforesis atau hiperhidrosis sekunder merupakan kondisi berkeringat berlebihan pada area tubuh yang luas tanpa adanya aktivitas fisik atau suhu panas yang memicu. Keadaan ini berbeda dari hiperhidrosis primer yang hanya terjadi pada area tubuh tertentu seperti telapak tangan dan kaki akibat gangguan sistem saraf.

Berkeringat adalah cara alami tubuh untuk mengatur suhu. Namun pada diaforesis, produksi keringat berlebih dan tidak wajar terjadi karena kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui penyebabnya agar dapat dilakukan pengobatan yang tepat.

Faktor Penyebab Terjadinya Diaforesis

Beberapa kondisi medis dan perubahan hormon dapat memicu terjadinya diaforesis, termasuk:

diaforesis

1. Menopause

Menopause adalah penyebab paling umum diaforesis pada wanita. Sekitar 85% wanita mengalami keringat berlebih dan hot flashes selama menopause. Fluktuasi hormon estrogen menyebabkan sinyal palsu ke otak seolah tubuh mengalami suhu tinggi sehingga memicu berkeringat berlebihan.

2. Hipertiroidisme

Hipertiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid berlebihan. Hal ini meningkatkan metabolisme tubuh yang dapat memicu diaforesis. Gejala lain termasuk detak jantung cepat, tangan gemetar, kecemasan, susah tidur, dan penurunan berat badan.

3. Diabetes

Pada penderita diabetes, keringat berlebihan dapat menjadi tanda awal terjadinya hipoglikemia atau kadar gula darah rendah. Selain berkeringat, gejala lain terdiri dari kecemasan, tremor, pusing, dan penglihatan kabur. Hipoglikemia yang tidak ditangani dapat berakibat fatal.

Baca Juga:  Leukosit adalah Prajurit Tubuh: Fungsi, Jenis, dan Kadar Normal yang Wajib Diketahui

4. Serangan Jantung

Serangan jantung dapat memicu diaforesis disertai gejala lain seperti nyeri dada, mual, pucat, sesak napas, dan nyeri lengan atau punggung. Segera hubungi ambulans jika mengalami gejala serangan jantung.

5. Kehamilan

Wanita hamil kerap mengalami keringat berlebihan akibat peningkatan metabolisme dan perubahan hormonal. Namun jika disertai demam atau mual, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

6. Obesitas

Orang dengan obesitas cenderung berkeringat lebih banyak karena massa tubuh yang lebih besar menghasilkan panas lebih banyak saat aktivitas fisik.

7. Penggunaan Obat-obatan

Beberapa jenis obat dapat menyebabkan efek samping berkeringat berlebihan, seperti antidepresan, obat diabetes, kemoterapi, dan pereda nyeri.

8. Penghentian Alkohol dan Narkoba

Saat berhenti mengonsumsi alkohol atau narkoba, diaforesis sering terjadi disertai gejala lain seperti kecemasan, tremor, mual, tekanan darah tidak stabil, dan kejang.

9. Jenis Kanker Tertentu

Kanker seperti leukemia, limfoma, tumor karsinoid, hati, dan tulang dapat memicu diaforesis.

Gejala Umum Diaforesis

Beberapa tanda dan gejala umum diaforesis meliputi:

  • Berkeringat berlebihan pada area tubuh yang luas tanpa aktivitas fisik atau panas.
  • Terjadi siang dan malam hari.
  • Biasanya dimulai saat dewasa.
  • Dapat disertai gejala penyakit penyebabnya seperti detak jantung cepat pada hipertiroidisme.
  • Menyebabkan ketidaknyamanan dan gangguan aktivitas.
diaforesis

Diagnosis dan Pemeriksaan Diaforesis

Diagnosis diaforesis didasarkan pada laporan gejala dari pasien. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan mengajukan pertanyaan terarah untuk menentukan penyebab yang mendasarinya.

Beberapa tes diagnostik yang dapat dilakukan meliputi:

  • Tes fungsi tiroid untuk mengetahui apakah penyebabnya adalah hipertiroidisme.
  • Tes gula darah untuk memastikan apakah disebabkan diabetes melitus.
  • Pencitraan seperti CT scan atau MRI untuk mendeteksi tumor.
  • Tes kadar hormon untuk mengetahui apakah terjadi ketidakseimbangan hormonal.
  • Pemeriksaan jantung bila dicurigai serangan jantung.
  • Tes kehamilan pada wanita.

Pengobatan Diaforesis

Pengobatan diaforesis tergantung pada penyebabnya:

  • Hipertiroidisme: obat antitiroid seperti metimazole dan propiltiourasil. Jika tidak berhasil, dapat dilakukan pengobatan radioaktif atau pembedahan tiroid.
  • Diabetes: mengontrol kadar gula darah dengan diet, obat, dan olahraga.
  • Menopause: terapi hormon pengganti jika gejalanya parah.
  • Obat-obatan: menyesuaikan dosis atau mengganti dengan obat lain.
  • Serangan jantung: perawatan di rumah sakit seperti pemasangan stent atau operasi bypass jantung.
Baca Juga:  Penyebab Stunting pada Anak dan Langkah Pencegahannya

Untuk mengurangi berkeringat pada ketiak, dapat digunakan antiperspiran resep dokter yang mengandung aluminum klorida 10-15%. Suntikan Botox juga bisa memberi efek sementara.

Cara Mengatasi Diaforesis

Beberapa cara alami yang dapat dilakukan untuk mengurangi keringat berlebihan meliputi:

  • Memakai pakaian dari bahan alami seperti katun yang menyerap keringat.
  • Menghindari pakaian ketat agar tidak gerah.
  • Menggunakan alat pendingin ruangan seperti AC dan kipas angin.
  • Menghindari makanan dan minuman pemicu berkeringat seperti alkohol, kafein, dan pedas.
  • Minum banyak air putih.
  • Mengoleskan antiperspiran non-resep tanpa aluminum ke area berkeringat.
  • Mengurangi stres dengan meditasi atau yoga. Stres dapat memicu produksi keringat.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Gunakan bedak tabur atau baking soda di ketiak, lipatan paha, dan telapak kaki.

Beberapa Hal Penting tentang Diaforesis

Beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang diaforesis:

  • Merupakan kondisi berkeringat berlebihan tanpa sebab jelas seperti olahraga atau panas.
  • Terjadi karena kondisi medis atau perubahan hormon pada wanita menopause dan hamil.
  • Dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu.
  • Menganggu aktivitas dan menurunkan rasa percaya diri.
  • Perlu dikonsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.
  • Pengobatan tergantung penyakit penyebabnya. Cara alami dapat membantu mengurangi gejala.
  • Prognosis tergantung penyakit penyebab. Berkeringat berlebihan akan berhenti setelah penyebabnya diobati.

Dengan memahami seluk-beluk diaforesis, kita dapat mengenali gejalanya lebih awal dan segera berkonsultasi ke dokter jika mengalaminya. Pengobatan yang tepat dapat menyingkirkan penyebab diaforesis sehingga berkeringat berlebihan dapat terkontrol kembali.

Referensi:

  • https://www.osmosis.org/answers/diaphoresis
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/321663
  • https://www.healthline.com/health/diaphoresis
OCD adalah Ganguan Obsesif Kompulsif, Ini Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya
Agorafobia: Saat Keramaian Membuatmu Ketakutan
Delusi: Ketika Pikiran Tidak Sejalan dengan Realita
13 Fobia Spesifik yang Paling Aneh dan Di luar Nurul!
Keputihan Normal vs Tidak Normal: Apa Perbedaannya?
Share This Article
Facebook Threads Copy Link Print
Previous Article intimate wedding Intimate Wedding, Konsep Pernikahan yang Semakin Populer
Next Article tuliskan syarat brosur yang baik Tuliskan Syarat Brosur yang Baik agar Menarik dan Efektif!

Latest News

penipuan online
Jangan Asal Klik! 7 Modus Penipuan Online yang Bisa Menguras Saldo Rekening
Law
31 Oktober 2026
cheat gta 5
Daftar Lengkap Cheat GTA 5 2026 untuk PS5, PS4, PS3, Xbox & PC!
Entertainment
30 Oktober 2026
paid traffic adsterra
Cara Paid Traffic Adsterra dengan Galaksion dan Clickadu, Berikut Langkah-Langkahnya
Trending
30 Oktober 2026
doa qunut
Doa Qunut Subuh Lengkap: Bacaan Pendek, Panjang, Arab, Latin, dan Artinya
Religi
13 Oktober 2026
cek bsu bpjs ketenagakerjaan 2026 kapan cair
Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026, Kapan Cair dan Cara Cek NIK-nya
Job
12 Oktober 2026
defisit kalori
Diet Defisit Kalori Tanpa Menyiksa Diri, Cara Aman dan Efektif Turunkan Berat Badan
Lifestyle
11 Oktober 2026
kalender jawa hari ini
Kalender Jawa Oktober 2026: Pasaran, Weton, dan Neptu Lengkap
Culture
11 Oktober 2026
tone deaf artinya
Apa itu Tone Deaf? Ini Arti, Ciri-Ciri, dan Contohnya
Trending
20 September 2026

You Might Also Like

manfaat daun kelor
Health

30 Manfaat Daun Kelor: dari Melawan Radikal Bebas hingga Meningkatkan ASI

3 Juni 2025
virus nipah
Health

Waspada! Virus Nipah, Penyakit Mematikan Mirip Flu yang Belum Punya Vaksin

27 Januari 2026
gangguan bipolar
Health

Memahami dan Mengatasi Gangguan Bipolar

28 Juni 2025
halusinasi adalah
Health

Halusinasi adalah Pengalaman Sensorik yang Tidak Nyata

12 Mei 2025

anjirnews
Mengungkap fakta menarik dibalik berita.

Tag Cloud

adsterra anime arti kata asn ayam ayam hias bahasa gaul bahasa jawa bank bansos bansos sembako bca bgn bisnis blt blt kesra bpjs kesehatan bpjs ketenagakerjaan bpnt bri bsu bsu guru kemenag cara cek bansos contoh pidato coretax cuaca dana desil doa dokumen kependudukan dompet digital dtsen fenomena alam free fire gaji games gaya hidup guru hukum instagram islami istilah kata bijak kesehatan kip kjp plus kks klj komik kumpulan kata kur kur bri liburan manga manhwa mcd modal usaha motis motivasi mudik mudik gratis muduk gratis nataru niat nisn otomotif pajak pantun password paylater pengertian peringatan perlinsos pinjol pip pkh pns ponsel pppk prakerja presentasi psikologi puasa resto dan cafe sekolah kedinasan sholat spbu tata negara tekno tpg transfer ucapan umkm ump unggas virus whatsapp wifi xiaomi

Navigation

  • Education
  • Trending
  • Lifestyle
  • Bansos
  • Dictionary
  • Family
  • Finance
© 2026 AnjirNews
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?