SiChanting: Inovasi Kecamatan Anjir Muara dalam Pencegahan Stunting melalui Edukasi Calon Pengantin via WhatsApp

inovasi sichanting

Kecamatan Anjir Muara – Kecamatan Anjir Muara meluncurkan sebuah inovasi terbaru dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di wilayahnya. Inovasi yang diberi nama SiChanting (Edukasi Lewat Chat WA Calon Pengantin Cegah Stunting) ini memanfaatkan teknologi komunikasi WhatsApp untuk memberikan edukasi kesehatan bagi para calon pengantin.

Camat Anjir Muara, H. Jaya Hidayatullah, S.Sos menjelaskan, “Inovasi SiChanting merupakan bentuk komitmen kami dalam mengatasi masalah stunting yang masih cukup tinggi, yaitu sebesar 7,1% di Kecamatan Anjir Muara. Melalui pendekatan yang proaktif dan interaktif kepada calon pengantin, kami optimis dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang gizi pranikah, penyebab dan pencegahan stunting, serta perilaku hidup bersih dan sehat.

SiChanting, sebagai inovasi Kecamatan Anjir Muara melibatkan kerjasama lintas sektor antara Kantor Urusan Agama (KUA), Tim Satgas Penanggulangan Stunting, Puskesmas, dan perangkat kecamatan. Para calon pengantin yang mendaftarkan pernikahannya di KUA akan memperoleh edukasi bertahap melalui chatting WhatsApp, disertai dengan materi menarik seperti infografis dan video.

“Keunggulan inovasi ini terletak pada kemudahan akses dan pendekatan yang personal. Calon pengantin dapat memperoleh pengetahuan penting dan konsultasi seputar kesehatan kapan saja dan di mana saja melalui smartphone mereka,” ujar Moh. Ro’yani, S.Ag, MA selaku inovator sekaligus Sekcam Kecamatan Anjir Muara.

Melalui inovasi SiChanting, Kecamatan Anjir Muara menargetkan penurunan prevalensi stunting dari 7,1% menjadi di bawah 5% dalam kurun waktu 2 tahun. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara umum dan menjadi percontohan bagi daerah lain dalam upaya pencegahan stunting.

“Kami mengajak seluruh calon pengantin untuk berpartisipasi aktif dalam program SiChanting. Mari bersama-sama kita wujudkan generasi yang sehat dan bebas stunting, dimulai dari persiapan pranikah,” ajak Camat Anjir Muara.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Kecamatan Kapuas Timur ke Kecamatan Anjir Muara: Tingkatkan SDM dan Wawasan Antarwilayah

Peluncuran inovasi SiChanting merupakan bagian dari komitmen Kabupaten Barito Kuala dalam menurunkan prevalensi stunting di wilayahnya, yang saat ini berada pada angka 10,39%. Dengan langkah inovatif seperti ini, diharapkan target penurunan stunting dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.

Also Read

Tags