AnjirNewsAnjirNewsAnjirNews
  • Lifestyle
    • Relationship
    • Beauty
    • Travel
    • Kuliner
    • Finance
    • Job
    • Entertainment
    • Religi
    • Family
  • Education
    • Dictionary
    • Law
    • Culture
  • Health
  • Trending
    • Review
    • Hobbies
    • Pets
    • Auto
    • Techno
    • Bansos
    • Tips
  • Inside
  • Tekno
Font ResizerAa
Font ResizerAa
AnjirNewsAnjirNews
  • Lifestyle
  • Education
  • Health
  • Trending
  • Inside
  • Tekno
Search
  • Lifestyle
    • Relationship
    • Beauty
    • Travel
    • Kuliner
    • Finance
    • Job
    • Entertainment
    • Religi
    • Family
  • Education
    • Dictionary
    • Law
    • Culture
  • Health
  • Trending
    • Review
    • Hobbies
    • Pets
    • Auto
    • Techno
    • Bansos
    • Tips
  • Inside
  • Tekno
Follow US
AnjirNews > Blog > Health > Keputihan Saat Hamil: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Health

Keputihan Saat Hamil: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Last updated: 12 Mei 2025 15:28
Rizky P. Ramadhan
Published: 29 Mei 2024
8 Min Read
Share
keputihan saat hamil
SHARE

Keputihan merupakan keluhan yang sering dialami oleh sebagian besar wanita, tak terkecuali mereka yang tengah mengandung. Keputihan saat hamil umumnya terjadi karena adanya perubahan hormonal dalam tubuh. Meski demikian, keputihan saat hamil kerap membuat ibu hamil merasa tidak nyaman dan khawatir.

Apakah keputihan saat hamil berbahaya bagi kehamilan? Apa saja penyebabnya? Bagaimana cara mengatasi keputihan yang aman untuk ibu hamil? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Daftar Isi

Toggle
  • Apakah Keputihan Saat Hamil Normal?
  • Penyebab Keputihan Saat Hamil
    • 1. Perubahan Hormonal
    • 2. Infeksi Jamur Candida
    • 3. Vaginosis Bakterial
    • 4. Infeksi Menular Seksual
  • Tanda-Tanda Keputihan Normal dan Abnormal Saat Hamil
    • Keputihan Abnormal:
  • Bahaya Keputihan Saat Hamil
  • Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil
    • 1. Menjaga Kebersihan Miss V
    • 2. Ganti Pakaian Dalam Rutin
    • 3. Gunakan Pantyliner
    • 4. Perbanyak Minum Air Putih
    • 5. Konsumsi Makanan Bergizi
    • 6. Jangan Bersihkan Vagina dengan Sabun
    • 7. Lakukan Pemeriksaan Rutin
  • Kapan Harus ke Dokter?

Apakah Keputihan Saat Hamil Normal?

Keputihan adalah keluarnya cairan dari vagina yang umumnya berwarna putih, bening, atau kekuningan. Saat hamil, produksi keputihan memang cenderung meningkat. Hal ini terjadi karena tubuh memproduksi lebih banyak estrogen dan mengalirkan lebih banyak darah ke area vagina. Keputihan saat hamil dikatakan normal selama:

  • Berwarna bening, putih, atau kekuningan
  • Tidak berbau menyengat
  • Tidak disertai rasa gatal atau perih di area vagina
  • Teksturnya encer, meski kadang agak kental

Keputihan normal saat hamil sebenarnya punya banyak manfaat, antara lain:

  • Membersihkan vagina dari sel-sel mati
  • Menjaga kelembapan vagina
  • Melindungi dari infeksi
  • Mempertahankan keseimbangan bakteri baik di vagina

Jadi, jika keputihan yang dialami masih tergolong normal, ibu hamil tidak perlu khawatir berlebihan.

Penyebab Keputihan Saat Hamil

Ada beberapa penyebab umum keputihan pada ibu hamil:

1. Perubahan Hormonal

Di awal kehamilan, tubuh akan mengalami lonjakan hormon estrogen dan progesteron. Peningkatan kadar hormon ini merangsang produksi lendir di serviks dan dinding vagina, sehingga keputihan pun meningkat. Menjelang persalinan di trimester ketiga, keputihan juga akan bertambah banyak.

Baca Juga:  Waspada Gejala Asam Urat! Pahami 4 Tahapnya untuk Mencegah Komplikasi Serius

Selain karena faktor hormonal, ini terjadi karena peningkatan aliran darah ke area panggul dan vagina. Aliran darah yang meningkat ini membuat pelepasan lendir/cairan pada vagina menjadi lebih banyak. Fungsinya adalah untuk melindungi area kewanitaan dari infeksi selama kehamilan.

2. Infeksi Jamur Candida

Keputihan saat hamil juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur Candida atau kandidiasis vagina. Ibu hamil lebih rentan mengalami infeksi ini karena daya tahan tubuh yang cenderung menurun dan kadar gula darah yang meningkat. Ciri-ciri keputihan akibat infeksi jamur:

  • Berwarna putih seperti susu, kadang agak kehijauan
  • Teksturnya kental seperti keju
  • Disertai gatal, kemerahan, atau bengkak pada vagina dan area sekitarnya
  • Bau tidak sedap

3. Vaginosis Bakterial

Vaginosis bakterial adalah kondisi ketika terjadi pertumbuhan bakteri yang berlebihan di vagina, khususnya bakteri Gardnerella vaginalis. Kondisi ini dapat menyebabkan keputihan yang berbau amis/tidak sedap. Ibu hamil lebih berisiko mengalami vaginosis bakterial karena perubahan keseimbangan pH dan ekosistem vagina selama kehamilan. Gejala vaginosis bakterial:

  • Keputihan berwarna abu-abu atau putih kekuningan
  • Bau amis, terutama setelah berhubungan seksual
  • Gatal dan kemerahan di area vagina
  • Rasa tidak nyaman di vagina

4. Infeksi Menular Seksual

Keputihan saat hamil juga bisa menjadi gejala dari infeksi menular seksual seperti klamidia, gonore, atau trikomoniasis. Infeksi ini terjadi karena bakteri, virus, atau parasit yang ditularkan melalui aktivitas seksual. Ciri-ciri keputihan akibat IMS:

  • Berwarna kuning kehijauan, abu-abu, atau mengandung darah
  • Berbau tidak sedap
  • Jumlahnya banyak
  • Disertai gatal, perih, atau nyeri di area vagina
  • Perdarahan setelah berhubungan seksual
keputihan saat hamil

Tanda-Tanda Keputihan Normal dan Abnormal Saat Hamil

Agar bisa membedakan keputihan normal dan abnormal, perhatikan ciri-cirinya sebagai berikut: Keputihan Normal:

  • Berwarna putih atau bening
  • Tekstur cairan encer
  • Tidak berbau atau berbau sangat ringan
  • Tidak menimbulkan rasa sakit atau gatal

Keputihan Abnormal:

Ibu hamil perlu waspada apabila mengalami gejala-gejala keputihan tidak normal berikut ini:

  • Jumlah keputihan yang sangat banyak dan tiba-tiba
  • Berwarna hijau, abu-abu, atau kuning
  • Bau busuk atau amis
  • Teksturnya sangat kental seperti keju
  • Disertai gatal, perih, atau kemerahan di vagina
  • Rasa nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual
  • Nyeri perut bagian bawah
  • Demam
Baca Juga:  30 Manfaat Daun Kelor: dari Melawan Radikal Bebas hingga Meningkatkan ASI

Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala di atas. Keputihan abnormal saat hamil bisa menjadi tanda infeksi yang berisiko mengganggu kesehatan ibu dan janin jika tidak ditangani.

Bahaya Keputihan Saat Hamil

Meski umum terjadi, keputihan saat hamil perlu diwaspadai karena berisiko menimbulkan komplikasi, di antaranya:

  • Infeksi saluran kencing (ISK), yaitu infeksi pada saluran kemih akibat bakteri. Kondisi ini bisa memicu kontraksi rahim dan meningkatkan risiko kelahiran prematur.
  • Radang panggul, yaitu peradangan pada organ panggul akibat penyebaran infeksi dari vagina. Ini bisa mengganggu kehamilan bahkan menyebabkan infertilitas.
  • Keguguran dan kelahiran prematur, karena beberapa jenis infeksi vagina dapat memicu kontraksi dini pada rahim yang bisa mengakibatkan keguguran maupun persalinan prematur.
  • Berat badan lahir rendah pada bayi, lantaran infeksi vagina bisa mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan.

Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk segera mengenali tanda-tanda keputihan abnormal dan segera berkonsultasi ke dokter.

Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Keputihan normal umumnya dapat diatasi dengan cara menjaga kebersihan area kewanitaan. Berikut adalah beberapa tips mengatasi keputihan saat hamil:

1. Menjaga Kebersihan Miss V

Selalu bersihkan area vagina setiap kali selesai buang air dengan cara yang benar. Basuh dari arah depan (vagina) ke belakang (anus) untuk mencegah penyebaran bakteri. Gunakan air bersih dan keringkan dengan tisu lembut atau handuk bersih.

2. Ganti Pakaian Dalam Rutin

Pilih celana dalam berbahan katun yang mudah menyerap keringat. Hindari bahan nilon yang ketat dan tidak ‘breathable’. Ganti celana dalam minimal 2 kali sehari atau setiap kali terasa lembap.

3. Gunakan Pantyliner

Gunakan pantyliner untuk menyerap cairan keputihan. Ganti secara rutin setiap 3-4 jam atau setiap kali sudah penuh. Jangan gunakan pantyliner terus-menerus karena bisa menyebabkan kelembapan berlebih.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Minum air putih minimal 8 gelas sehari dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mengeluarkan toksin penyebab keputihan.

5. Konsumsi Makanan Bergizi

Perbanyak konsumsi makanan kaya probiotik seperti yogurt untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di vagina. Batasi makanan berlemak, pedas, dan tinggi gula yang bisa memicu pertumbuhan jamur.

Baca Juga:  30 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan, dari Lambung sampai Kulit Wajah

6. Jangan Bersihkan Vagina dengan Sabun

Hindari membersihkan vagina dengan sabun, apalagi yang mengandung pengharum. Vagina punya mekanisme pembersihan alami, sehingga cukup dibersihkan dengan air bersih saja.

7. Lakukan Pemeriksaan Rutin

Jika keputihan sangat mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter kandungan. Pemeriksaan rutin juga penting untuk deteksi dini masalah kesehatan yang mungkin muncul selama kehamilan.

Kapan Harus ke Dokter?

Meski keputihan umumnya normal selama kehamilan, ibu tetap perlu waspada. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala keputihan abnormal seperti:

  • Perubahan warna atau bau keputihan yang mencolok
  • Rasa gatal, perih, atau nyeri di area vagina
  • Nyeri perut atau panggul
  • Demam
  • Perdarahan vagina

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes laboratorium untuk menentukan penyebab keputihan yang dialami. Perawatan yang diberikan akan disesuaikan dengan penyebabnya, misalnya:

  • Antibiotik untuk infeksi bakteri seperti vaginosis bakterial
  • Antijamur untuk infeksi candida
  • Obat antiparasit untuk trikomoniasis

Intinya, keputihan memang lazim terjadi selama kehamilan dan sebagian besar merupakan kondisi normal. Namun ibu hamil tetap perlu mewaspadai perubahan pada keputihan yang bisa menjadi tanda masalah kesehatan. Jaga kebersihan area kewanitaan, perhatikan gejala abnormal, dan jangan ragu berkonsultasi ke dokter jika ada keluhan. Dengan perawatan yang tepat, keputihan saat hamil umumnya dapat diatasi sehingga tidak mengganggu kenyamanan ibu maupun kesehatan kehamilan.

Apa itu Gangguan Bipolar? Kenali Ciri-Ciri, Penyebab, Hingga Cara Menanganinya
Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Secara Online
OCD adalah Ganguan Obsesif Kompulsif, Ini Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya
13 Fobia Spesifik yang Paling Aneh dan Di luar Nurul!
Apa Itu Pneumonia? Kenali Gejala dan Pencegahannya
Share This Article
Facebook Threads Copy Link Print
Previous Article keputihan Memahami Keputihan pada Wanita: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Next Article penyebab keputihan Penyebab Keputihan yang Perlu Diwaspadai Wanita

Latest News

cara buka situs yang diblokir
Buka Situs yang Diblokir dengan BlockAway, Begini Caranya!
Techno
31 Agustus 2026
cara menghilangkan iklan di hp oppo
10 Cara Menghilangkan Iklan yang Sering Muncul di HP OPPO Tanpa Ribet
Techno
31 Agustus 2026
nickname ml keren
90 Rekomendasi Nickname ML Keren, Unik, dan Aesthetic
Entertainment Uncategorized
31 Agustus 2026
default artinya
Default Artinya Apa? Ini Pengertian, Contoh, dan Penggunaannya di Berbagai Konteks
Dictionary
30 Agustus 2026
debt collector
Apa Itu Debt Collector? Ini Pengertian, Tugas, Aturan Main, dan Cara Menghadapinya
Finance
30 Agustus 2026
cara top up paypal
Cara Top Up PayPal dengan Mudah lewat Bank, Kartu, dan Jasa Pihak Ketiga
Finance
29 Agustus 2026
mimpi hamil
12 Arti Mimpi Hamil, Pertanda Baik atau Buruk?
Lifestyle
28 Agustus 2026
pinjaman kta cepat cair tanpa bi checking
5 Pinjaman KTA Cepat Cair Tanpa BI Checking, Ini Syarat dan Cara Pengajuannya
Finance
28 Agustus 2026

You Might Also Like

limfoma adalah
Health

Mengenal Limfoma: Jenis, Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

5 Juli 2025
cacing gelang
Health

Cacing Gelang: Si Parasit Diam-diam yang Mematikan

24 Agustus 2025
adhd adalah
Health

ADHD pada Anak dan Dewasa: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengelolanya

23 September 2025
manfaat daun kelor
Health

30 Manfaat Daun Kelor: dari Melawan Radikal Bebas hingga Meningkatkan ASI

3 Juni 2025

anjirnews
Mengungkap fakta menarik dibalik berita.

Tag Cloud

arti kata asn ayam ayam hias bahasa gaul bahasa jawa bank bansos bansos sembako bbm bgn bi checking bisnis blt blt kesra bpjs kesehatan bpjs ketenagakerjaan bpnt bri bsu bsu guru kemenag cara cek bansos cloudflare cng contoh pidato coretax cpns 2026 cuaca dana desil dokumen kependudukan dompet digital dtsen fenomena alam free fire gaji games gaya hidup guru hukum instagram islami istilah kata bijak kesehatan kip kjp plus kks klj komik kumpulan kata kur kur bri liburan lokasi manga manhwa mcd modal usaha motis motivasi mudik mudik gratis muduk gratis nataru niat pajak pantun paylater pengertian peringatan perlinsos pinjol pip pkh pns ponsel ppg pppk presentasi psikologi puasa resto dan cafe sholat spbu style surat keterangan tata negara tekno tiktok tpg transfer trigliserida ucapan ump unggas virus nipah whatsapp xiaomi

Navigation

  • Education
  • Trending
  • Lifestyle
  • Bansos
  • Dictionary
  • Family
  • Finance
© 2026 AnjirNews
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?