AnjirNewsAnjirNewsAnjirNews
  • Lifestyle
    • Relationship
    • Beauty
    • Travel
    • Food
    • Finance
    • Job
    • Entertainment
    • Religi
    • Family
  • Education
    • Dictionary
    • Law
    • Culture
  • Health
  • Trending
    • Review
    • Hobbies
    • Pets
    • Auto
    • Techno
    • Bansos
    • Tips
  • Inside
  • Tekno
Font ResizerAa
Font ResizerAa
AnjirNewsAnjirNews
  • Lifestyle
  • Education
  • Health
  • Trending
  • Inside
  • Tekno
Search
  • Lifestyle
    • Relationship
    • Beauty
    • Travel
    • Food
    • Finance
    • Job
    • Entertainment
    • Religi
    • Family
  • Education
    • Dictionary
    • Law
    • Culture
  • Health
  • Trending
    • Review
    • Hobbies
    • Pets
    • Auto
    • Techno
    • Bansos
    • Tips
  • Inside
  • Tekno
Follow US
AnjirNews > Blog > Job > PIC Adalah Person in Charge, Ini Tugas, dan Skill yang Wajib Dimiliki
JobUncategorized

PIC Adalah Person in Charge, Ini Tugas, dan Skill yang Wajib Dimiliki

Last updated: 11 Agustus 2026 09:31
Fajar Nugraha
Published: 11 Agustus 2026
11 Min Read
Share
pic adalah
SHARE

PIC adalah singkatan dari Person in Charge, yaitu orang yang ditunjuk untuk bertanggung jawab atas suatu tugas, kegiatan, proses, atau proyek tertentu. Dalam bahasa Indonesia, PIC sering disebut sebagai penanggung jawab.

Saat sebuah tim mengadakan event, menjalankan proyek, mengelola gudang, atau menangani kampanye pemasaran, biasanya akan ada satu nama yang menjadi pusat koordinasi. Orang itulah PIC.

PIC tidak selalu merupakan jabatan struktural. Seorang staf, supervisor, bahkan manajer dapat menjadi PIC selama memiliki kompetensi dan wewenang yang sesuai dengan tugas yang diberikan.

Daftar Isi

Toggle
  • Apa Itu PIC?
  • Tugas dan Tanggung Jawab PIC
    • 1. Memahami tujuan dan ruang lingkup pekerjaan
    • 2. Menyusun rencana kerja
    • 3. Mengoordinasikan anggota tim
    • 4. Memantau progres pekerjaan
    • 5. Menyelesaikan masalah dan melakukan eskalasi
    • 6. Mengelola sumber daya
    • 7. Membuat laporan dan dokumentasi
  • Skill yang Harus Dimiliki Seorang PIC
    • Komunikasi yang jelas
    • Kepemimpinan
    • Manajemen waktu dan prioritas
    • Problem solving
    • Pengambilan keputusan
    • Kemampuan organisasi dan ketelitian
  • Perbedaan PIC, Supervisor, dan Project Manager
  • Contoh PIC di Berbagai Bidang
    • PIC event
    • PIC gudang
    • PIC proyek lapangan
    • PIC marketing
    • PIC store atau outlet
  • Fakta Menarik: PIC Tidak Selalu Mendapat Jabatan Baru
  • Apa Wewenang PIC?
  • Tips Menjadi PIC yang Efektif

Apa Itu PIC?

Secara sederhana, PIC adalah pihak yang memastikan pekerjaan berjalan dari awal sampai selesai.

Ia menjadi orang pertama yang dihubungi saat tim membutuhkan arahan, progres pekerjaan, keputusan teknis, atau solusi atas hambatan yang muncul.

Dalam praktiknya, PIC biasanya ditunjuk oleh atasan, kepala divisi, project manager, atau pemilik proses. Penunjukan ini dapat berlaku untuk pekerjaan jangka pendek, seperti seminar satu hari, maupun proyek jangka panjang, seperti implementasi sistem baru.

Contohnya, perusahaan akan mengadakan peluncuran produk. PIC acara bertugas mengatur timeline, berkoordinasi dengan vendor, memastikan kebutuhan tim terpenuhi, memantau persiapan, hingga membuat laporan setelah acara selesai.

pic artinya
Contoh visual peran PIC dalam operasional perusahaan

Tugas dan Tanggung Jawab PIC

Tugas PIC dapat berbeda tergantung industri dan ruang lingkup pekerjaan. Namun, inti tanggung jawabnya tetap sama: memastikan target tercapai sesuai rencana, waktu, standar, dan prosedur yang berlaku.

1. Memahami tujuan dan ruang lingkup pekerjaan

PIC perlu memahami apa yang ingin dicapai oleh perusahaan atau tim.

Setelah itu, tujuan tersebut diterjemahkan menjadi target kerja, daftar aktivitas, jadwal, kebutuhan sumber daya, dan indikator keberhasilan.

Baca Juga:  Apa Itu Surel? Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contohnya

Tanpa ruang lingkup yang jelas, pekerjaan berisiko melebar dan sulit dikendalikan.

2. Menyusun rencana kerja

PIC membuat alur kerja agar setiap orang memahami apa yang harus dikerjakan.

Rencana ini umumnya mencakup:

  • Target pekerjaan
  • Timeline dan deadline
  • Pembagian tugas
  • Kebutuhan anggaran atau alat
  • Risiko yang mungkin muncul
  • Jalur komunikasi dan pelaporan

PIC yang baik tidak hanya membuat rencana, tetapi juga menyiapkan alternatif ketika rencana utama mengalami kendala.

3. Mengoordinasikan anggota tim

Koordinasi adalah bagian penting dari peran PIC.

PIC memastikan setiap anggota tim mengetahui tugas, prioritas, deadline, serta standar hasil kerja yang diharapkan.

Dalam proyek yang melibatkan banyak divisi, PIC juga berfungsi sebagai penghubung agar informasi tidak terputus atau salah dipahami.

4. Memantau progres pekerjaan

PIC perlu memantau apakah pekerjaan berjalan sesuai jadwal.

Pemantauan dilakukan secara berkala, bukan hanya ketika deadline sudah dekat. Dengan begitu, keterlambatan, kekurangan sumber daya, atau kesalahan proses dapat diketahui lebih cepat.

PIC juga harus memastikan hasil pekerjaan tetap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

5. Menyelesaikan masalah dan melakukan eskalasi

Masalah dalam proyek hampir selalu muncul.

Misalnya, vendor terlambat mengirim barang, anggota tim berhalangan, anggaran berubah, atau ada perubahan kebutuhan dari klien.

PIC harus mampu mengidentifikasi akar masalah, memilih solusi yang realistis, dan mengambil keputusan sesuai kewenangannya.

Namun, PIC tidak harus menyelesaikan semuanya sendiri. Jika masalah berada di luar kewenangannya, PIC wajib melakukan eskalasi kepada atasan atau pihak yang berwenang.

6. Mengelola sumber daya

Sumber daya bukan hanya manusia.

PIC dapat mengelola waktu, anggaran, peralatan, dokumen, bahan baku, teknologi, hingga dukungan vendor. Pengelolaan yang baik membantu pekerjaan selesai tanpa pemborosan atau keterlambatan.

7. Membuat laporan dan dokumentasi

PIC bertanggung jawab menyampaikan perkembangan pekerjaan kepada manajemen atau pihak terkait.

Dokumentasi yang umum dibuat meliputi:

  • Laporan progres
  • Notulen rapat
  • Daftar risiko dan mitigasi
  • Bukti penyelesaian pekerjaan
  • Laporan penggunaan anggaran
  • Catatan kendala dan keputusan
  • Evaluasi akhir proyek

Dokumentasi ini penting untuk akuntabilitas, evaluasi, dan pembelajaran pada proyek berikutnya.

Skill yang Harus Dimiliki Seorang PIC

Menjadi PIC bukan hanya soal mampu memberi instruksi. Peran ini membutuhkan kombinasi keterampilan teknis, manajerial, dan interpersonal.

Baca Juga:  Affordable Artinya Terjangkau, Ini Makna, Sinonim, dan Contoh Kalimatnya

Komunikasi yang jelas

PIC harus dapat menjelaskan tugas, perubahan rencana, dan target kepada banyak pihak.

Komunikasi yang buruk dapat menyebabkan miskomunikasi, tugas tumpang tindih, hingga keterlambatan proyek.

Kepemimpinan

PIC perlu mengarahkan tim, menjaga semangat kerja, dan membantu anggota tim fokus pada tujuan.

Kepemimpinan tidak selalu berarti memiliki jabatan tinggi. Dalam konteks PIC, kepemimpinan berarti mampu memberi arah dan mendorong kolaborasi.

Manajemen waktu dan prioritas

PIC sering menghadapi banyak pekerjaan dalam waktu bersamaan.

Karena itu, kemampuan menentukan prioritas sangat penting. PIC harus tahu pekerjaan mana yang perlu diselesaikan segera dan mana yang bisa dijadwalkan ulang.

Problem solving

PIC harus tenang saat menghadapi masalah.

Kemampuan problem solving mencakup mengidentifikasi masalah, mencari akar penyebab, memilih solusi, mengurangi risiko, dan mencegah masalah yang sama terulang kembali.

Pengambilan keputusan

Banyak proyek tertunda bukan karena tidak ada solusi, melainkan karena keputusan terlalu lama dibuat.

PIC perlu mengambil keputusan berdasarkan fakta, data yang tersedia, risiko, serta batas wewenangnya.

Kemampuan organisasi dan ketelitian

PIC harus mampu mengatur dokumen, jadwal, tugas, data, dan komunikasi secara rapi.

Ketelitian juga penting agar tidak ada detail penting yang terlewat, terutama dalam proyek yang berkaitan dengan anggaran, kualitas, keselamatan, atau kepatuhan prosedur.

Perbedaan PIC, Supervisor, dan Project Manager

PIC, supervisor, dan project manager sering dianggap sama. Padahal, ketiganya memiliki fokus dan tingkat kewenangan yang berbeda.

AspekPICSupervisorProject Manager
Fokus utamaTugas, kegiatan, atau proses spesifikKinerja tim atau unit kerja sehari-hariKeseluruhan proyek
Status peranBisa berupa penugasan sementaraUmumnya jabatan strukturalUmumnya peran profesional/proyek
Lingkup kerjaSesuai penugasanTim atau departemen tertentuScope, waktu, biaya, risiko, dan stakeholder proyek
WewenangTerbatas pada ruang lingkup tugasMengawasi dan mengarahkan bawahanLebih strategis dalam mengelola proyek
DurasiJangka pendek atau panjangBerkelanjutanSelama proyek berlangsung

PIC dapat berasal dari level staf dan tidak selalu mempunyai bawahan langsung.

Sementara itu, supervisor biasanya memiliki tanggung jawab struktural untuk mengawasi kinerja tim secara rutin. Project manager mengelola proyek dengan cakupan yang lebih luas, termasuk jadwal, anggaran, risiko, sumber daya, dan pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Kompetensi Teknis PPPK: Panduan Lengkap Menguasai Kunci Lolos Seleksi

Contoh PIC di Berbagai Bidang

Peran PIC bisa ditemukan hampir di semua industri.

PIC event

PIC event memastikan acara berjalan lancar dari tahap persiapan hingga evaluasi.

Tugasnya dapat mencakup koordinasi vendor, penyusunan rundown, pengaturan peserta, kebutuhan logistik, komunikasi internal, dan penanganan kendala saat hari-H.

PIC gudang

PIC gudang bertanggung jawab atas proses penerimaan, penyimpanan, pencatatan, pengiriman, serta ketersediaan stok barang.

Ia juga memastikan SOP gudang berjalan dengan baik dan data inventaris tetap akurat.

PIC proyek lapangan

Dalam konstruksi, instalasi, distribusi, atau pekerjaan teknis, PIC lapangan mengawasi pekerjaan di lokasi.

Ia memantau progres, memastikan kebutuhan pekerja tersedia, membuat laporan kunjungan, dan membantu menjaga pekerjaan tetap sesuai rencana.

PIC marketing

PIC marketing dapat menangani kampanye promosi tertentu.

Tugasnya meliputi koordinasi pembuatan konten, pelaksanaan iklan, komunikasi dengan tim kreatif atau vendor, pemantauan hasil kampanye, dan penyusunan laporan performa.

PIC store atau outlet

PIC store bertanggung jawab terhadap operasional toko, staf, stok, kebersihan, pelayanan pelanggan, serta pencapaian target penjualan.

Dalam beberapa perusahaan, PIC store juga membimbing staf dan menangani keluhan pelanggan.

Fakta Menarik: PIC Tidak Selalu Mendapat Jabatan Baru

Banyak orang mengira menjadi PIC berarti otomatis mendapat jabatan baru atau kenaikan gaji.

Faktanya, PIC sering kali merupakan penugasan tambahan, bukan posisi struktural baru. Karena itu, gaji pokok seseorang belum tentu berubah ketika ditunjuk menjadi PIC.

Meski demikian, pengalaman menjadi PIC dapat menjadi nilai tambah dalam karier. Peran ini menunjukkan kemampuan seseorang dalam memimpin, berkoordinasi, mengambil keputusan, dan mempertanggungjawabkan hasil kerja.

Di sejumlah perusahaan, kinerja saat menjadi PIC dapat menjadi bahan pertimbangan untuk promosi, bonus proyek, atau penugasan yang lebih besar.

Apa Wewenang PIC?

Wewenang PIC harus ditetapkan secara jelas sejak awal.

Secara umum, PIC dapat:

  • Meminta progres dan informasi dari anggota tim
  • Menyusun jadwal dan pembagian aktivitas
  • Memberikan arahan dalam ruang lingkup penugasan
  • Mengusulkan perbaikan rencana
  • Mengidentifikasi risiko dan kebutuhan sumber daya
  • Mengumpulkan dokumen serta bukti penyelesaian
  • Menyampaikan kendala kepada atasan
  • Membuat laporan pekerjaan

Namun, PIC tidak selalu berwenang merekrut atau memberhentikan karyawan, memberikan sanksi, mengubah kebijakan, maupun menyetujui perubahan anggaran besar tanpa persetujuan manajemen.

Karena itu, perusahaan perlu menetapkan batas wewenang, target, jalur pelaporan, serta mekanisme eskalasi sejak PIC ditunjuk.

Tips Menjadi PIC yang Efektif

Agar dapat menjalankan peran dengan baik, PIC bisa menerapkan langkah berikut:

  1. Pastikan brief dan target sudah jelas. Jangan memulai pekerjaan sebelum memahami hasil akhir yang diharapkan.
  2. Buat timeline yang realistis. Pecah pekerjaan besar menjadi target mingguan atau harian.
  3. Gunakan pembagian tugas yang tertulis. Hindari asumsi bahwa semua anggota tim sudah memahami tugasnya.
  4. Pantau progres secara rutin. Lakukan pengecekan sebelum masalah menjadi besar.
  5. Catat keputusan penting. Dokumentasi akan membantu saat terjadi perubahan, evaluasi, atau audit.
  6. Komunikasikan risiko sejak awal. Jangan menunggu deadline terlewati untuk melaporkan kendala.
  7. Tahu kapan harus eskalasi. PIC yang efektif bukan yang mengerjakan semuanya sendiri, melainkan yang mampu melibatkan pihak tepat pada waktu yang tepat.

PIC bukan selalu jabatan formal. Namun, peran ini membutuhkan tanggung jawab besar karena menjadi titik koordinasi utama untuk memastikan pekerjaan selesai sesuai target.

Jika Anda ditunjuk sebagai PIC, fokuslah pada tiga hal: tujuan yang jelas, komunikasi yang rapi, dan pemantauan progres yang konsisten. Dengan fondasi tersebut, pekerjaan akan lebih terarah dan risiko proyek dapat dikendalikan.

Distorsi Adalah Penyimpangan? Memahami Arti, Jenis, dan Contohnya di Berbagai Bidang
Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan: Gampang Banget, Cukup Pakai JMO!
Pengertian Implementasi, Tujuan, dan Tahapan Suksesnya
Gaji Pengelola Layanan Operasional PPPK BGN 2025: Cek Besaran Pendapatan Akuntan hingga Ahli Gizi
Pendaftaran CPNS 2023 Telah Dibuka, Ini Tips Lolos Seleksi CPNS dan PPPK
TAGGED:pengertian
Share This Article
Facebook Threads Copy Link Print
Previous Article copywriting adalah Pengertian Copywriting, Jenis, Tujuan, dan Contohnya

Latest News

copywriting adalah
Pengertian Copywriting, Jenis, Tujuan, dan Contohnya
Trending
10 Agustus 2026
spam adalah
Spam Adalah: Arti, Jenis, Contoh, dan Cara Menghindarinya
Techno
9 Agustus 2026
affiliate adalah
Apa Itu Affiliate? Panduan Lengkap Cara Kerja, Contoh, dan Cara Memulainya
Job Uncategorized
9 Agustus 2026
cara menghapus cache di hp
Cara Menghapus Cache di HP dan Laptop agar Tidak Lemot
Techno Uncategorized
9 Agustus 2026
apa itu surel
Apa Itu Surel? Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Contohnya
Techno
8 Agustus 2026
cara hapus akun ig
Cara Hapus Akun IG Secara Permanen dan Sementara, Lengkap dan Aman
Trending
7 Agustus 2026
black friday adalah
Apa Itu Black Friday? Arti, Sejarah dan Fakta Menarik di Balik Hari Diskon Besar
Uncategorized
7 Agustus 2026

You Might Also Like

curriculum vitae
Job

Cara Membuat Curriculum Vitae yang Menarik

28 Juni 2025
arti love putih
Relationship

Ini Arti Love Putih 🤍 dan Makna di Balik Warna Hati Lainnya, Jangan Salah Kirim!

30 Juni 2026
split bill
Lifestyle

Apa Itu Split Bill? Arti, Sejarah, Manfaat, dan Cara Melakukannya

30 Juli 2026
cara cek nomor kpj dengan ktp
Job

Lupa Nomor KPJ? Ini 7 Cara Cek Nomor KPJ dengan KTP, Cepat dan Mudah!

27 Desember 2025

anjirnews
Mengungkap fakta menarik dibalik berita.

Tag Cloud

arti kata asn ayam ayam hias bahasa gaul bahasa jawa bansos bansos sembako bbm bgn bi checking bisnis blt blt kesra bni bpjs kesehatan bpjs ketenagakerjaan bpnt bri bsu bsu guru kemenag cek bansos cloudflare cng contoh pidato coretax cpns 2026 cuaca dana desil dokumen kependudukan dtsen fenomena alam free fire gaji gaji pns games gaya hidup gopay guru hukum instagram islami istilah kata bijak kesehatan kip kjp plus kks klj komik kpj kumpulan kata kur kur bri liburan lokasi manga manhwa mcd modal usaha motis motivasi mudik mudik gratis muduk gratis nataru nisn npwp pajak pantun paylater pengertian peringatan pinjol pip pkh pns ppg pppk presentasi psikologi puasa shopee paylater style surat keterangan tanah tanggal tata negara tekno terkaya thr tiktok tpg transfer trigliserida unggas virus nipah whatsapp xiaomi

Navigation

  • Education
  • Trending
  • Lifestyle
  • Bansos
  • Dictionary
  • Family
  • Finance
© 2026 AnjirNews
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Contact
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?