AnjirInside!AnjirInside!AnjirInside!
  • Politik
    • Hukum
    • Birokrasi
    • Desa
  • Ekonomi
    • Dunia Kerja
  • Feeds
    • Kesehatan
    • Relationship
    • Environment
    • Islami
    • Sosial
  • Pendidikan
    • Literasi
  • Tekno
    • Tekno
  • News
Search
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
AnjirInside!AnjirInside!
Font ResizerAa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Feeds
  • Pendidikan
  • Tekno
  • News
Search
  • Politik
    • Hukum
    • Birokrasi
    • Desa
  • Ekonomi
    • Dunia Kerja
  • Feeds
    • Kesehatan
    • Relationship
    • Environment
    • Islami
    • Sosial
  • Pendidikan
    • Literasi
  • Tekno
    • Tekno
  • News
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
AnjirInside! > Blog > Desa > Indeks Desa Membangun (IDM) Indikator Tunggal Pembangunan Desa
Desa

Indeks Desa Membangun (IDM) Indikator Tunggal Pembangunan Desa

Syahrial Fauzi
Last updated: 28/05/2025 15:57
Syahrial Fauzi
Published: 01/10/2024
5 Min Read
Share
indeks desa membangun
SHARE

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 74.961 desa yang tersebar di seluruh penjuru nusantara. Indeks Desa Membangun (IDM) hadir sebagai indikator tunggal yang komprehensif untuk mengukur tingkat perkembangan desa-desa di Indonesia. IDM menjadi alat vital bagi pemerintah pusat dan daerah dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi program pembangunan desa secara tepat sasaran.

IDM pertama kali diluncurkan pada tahun 2015 oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Indeks ini mengukur perkembangan desa dari berbagai aspek seperti ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi lingkungan. Dengan adanya IDM, status kemajuan setiap desa dapat dipetakan sehingga intervensi pembangunan bisa dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.

Kehadiran IDM menjadi angin segar bagi pembangunan desa di Indonesia. Sebelumnya, upaya memajukan desa sering kali terkendala oleh tumpang tindihnya program dari berbagai kementerian/lembaga. Akibatnya, pembangunan desa menjadi tidak optimal dan cenderung berjalan sporadis. IDM menjadi solusi atas permasalahan tersebut dengan menyatukan berbagai indikator pembangunan desa dalam satu indeks tunggal yang mudah dipahami.

Daftar Isi

Toggle
  • Komponen Penyusun Indeks Desa Membangun
    • 1. Dimensi Ketahanan Sosial
    • 2. Dimensi Ketahanan Ekonomi
    • 3. Dimensi Ketahanan Ekologi/Lingkungan
  • Klasifikasi Desa Berdasarkan Nilai IDM
  • Manfaat Indeks Desa Membangun
  • Pemutakhiran Data IDM
  • Penutup

Komponen Penyusun Indeks Desa Membangun

IDM terdiri dari tiga dimensi utama yaitu ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi/lingkungan. Masing-masing dimensi ini diturunkan ke dalam variabel dan indikator yang lebih spesifik. Berikut penjelasan singkat mengenai komponen penyusun IDM:

1. Dimensi Ketahanan Sosial

Dimensi ini mencakup aspek kesehatan, pendidikan, modal sosial, dan pemukiman. Beberapa indikator yang diukur antara lain akses terhadap fasilitas kesehatan, angka partisipasi sekolah, solidaritas sosial, serta kualitas perumahan dan lingkungan.

Baca Juga:  Memahami Makna Legacy, Jenis, dan Cara Membangun Warisan Abadi

2. Dimensi Ketahanan Ekonomi

Dimensi ekonomi meliputi keragaman produksi masyarakat desa, perdagangan, akses kredit dan lembaga ekonomi, serta keterbukaan wilayah. Indikator yang digunakan misalnya keragaman komoditas unggulan, keberadaan pasar desa, akses ke lembaga keuangan, serta ketersediaan jalan dan transportasi.

3. Dimensi Ketahanan Ekologi/Lingkungan

Dimensi ini berfokus pada kualitas lingkungan, potensi rawan bencana, dan tanggap bencana. Beberapa indikator yang diukur yaitu kualitas air, udara, dan lahan, potensi bencana alam, mitigasi bencana, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Klasifikasi Desa Berdasarkan Nilai IDM

Berdasarkan hasil pengukuran IDM, desa-desa di Indonesia diklasifikasikan ke dalam 5 status yaitu:

  1. Desa Sangat Tertinggal (nilai IDM < 0,491)
  2. Desa Tertinggal (nilai IDM > 0,491 dan < 0,599)
  3. Desa Berkembang (nilai IDM > 0,599 dan < 0,707)
  4. Desa Maju (nilai IDM > 0,707 dan < 0,815)
  5. Desa Mandiri (nilai IDM > 0,815)

Klasifikasi ini memudahkan pemerintah untuk menyusun program intervensi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing desa. Desa dengan status sangat tertinggal dan tertinggal akan mendapat prioritas dalam upaya percepatan pembangunan.

Manfaat Indeks Desa Membangun

Indeks Desa Membangun memberikan banyak manfaat bagi pembangunan desa di Indonesia, di antaranya:

  1. Sebagai basis data dan informasi yang komprehensif tentang tingkat perkembangan desa.
  2. Menjadi alat perencanaan yang efektif dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan desa yang tepat sasaran.
  3. Memudahkan pemantauan dan evaluasi kemajuan pembangunan desa dari waktu ke waktu.
  4. Mendorong partisipasi aktif masyarakat desa dalam proses pembangunan melalui penyediaan data dan informasi yang mudah diakses.
  5. Memperkuat sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam upaya memajukan desa.

Pemutakhiran Data IDM

Untuk menjaga relevansi dan keakuratan, data IDM perlu dimutakhirkan secara berkala. Pemutakhiran data IDM umumnya dilakukan setiap 2-3 tahun sekali melalui pendataan langsung ke desa-desa. Proses ini melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, pendamping desa, serta masyarakat desa itu sendiri.

Baca Juga:  Peran Strategis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Mendorong Kemandirian Desa

Pada tahun 2024, pemerintah kembali melakukan pemutakhiran data IDM untuk memperoleh gambaran terkini tentang kondisi desa-desa di Indonesia. Hasil pemutakhiran ini akan menjadi landasan dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi pembangunan desa untuk tahun-tahun mendatang.

Penutup

Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan terobosan penting dalam upaya memajukan desa-desa di Indonesia. Dengan adanya indikator tunggal yang komprehensif, pembangunan desa bisa dilakukan secara lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran.

IDM juga mendorong partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat desa dalam mewujudkan desa-desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. Mari bersama-sama kita dukung penuh implementasi IDM demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik, dimulai dari membangun desa.

TAGGED:desapengertian
Share This Article
Facebook Threads Copy Link Print
Previous Article ambigu adalah Ambigu adalah: Pengertian, Penyebab, Jenis dan Contohnya
Next Article hukum permintaan Hukum Permintaan: Definisi, Contoh, dan Faktor yang Mempengaruhi

Latest News

beras fortifikasi adalah
Apa Itu Beras Fortifikasi dan Apa Bedanya dengan Beras Biasa?
Berita
transfer ovo ke dana
Cara Transfer OVO ke DANA dengan Mudah: Kode, Biaya, dan Syaratnya
Tekno
arah kiblat
Cara Menentukan Arah Kiblat dengan Akurat lewat HP, Kompas, dan Matahari
Islami
cek nomor xl
7 Cara Cek Nomor XL Terbaru, Mudah, & Anti Ribet!
Tekno
cek nomor indosat
8 Cara Cek Nomor IM3 Indosat dengan Mudah dan Cepat
Tekno
cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan: Syarat, Cara Online, dan Prosesnya
Dunia Kerja
cek bansos bpnt 2026
Cek Bansos BPNT 2026 dengan NIK KTP, Ini Caranya
Bansos
jargon adalah
Jargon adalah Kosakata Khusus dalam Profesi dan Komunitas, ini Fungsi, dan Contohnya
Kamus

You Might also Like

playing victim adalah
Feeds

Memahami Konsep Playing Victim: Arti, Ciri, dan Dampaknya

7 Min Read
gaslighting adalah
Relationship

Apa Itu Gaslighting? Definisi, Ciri-Ciri, dan Dampaknya bagi Kesehatan Mental

7 Min Read
dejavu adalah
Feeds

Dejavu adalah: Menguak Fenomena “Perasaan Familier” dari Berbagai Perspektif

7 Min Read

anjir inside

Membahas sisi mendalam dari isu-isu populer

Top News

ucapan ulang tahun Islami
30 Ucapan Ulang Tahun Islami untuk Anak, Istri, dan Suami Paling Menyentuh dan Penuh Makna
Islami
nomor ijazah
Mengenal Nomor Ijazah SMA dan SMK: Letak, Cara Cek, dan Fungsinya
Pendidikan

Top Categories

  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Dunia Kerja
  • Sosial
  • Feeds
© 2026 AnjirInside! All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber